Mahasiswa

Makassar dan Maniwa Jajaki Kolaborasi Menuju Masyarakat Rendah Karbon

WORKSHOP. Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Maniwa, Jepang, dalam rangka persiapan Workshop City to City Collaboration Project toward Decarbonized Society, Kamis (12/2/2026). (dok pemkot makassar)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Maniwa, Jepang, dalam rangka persiapan Workshop City to City Collaboration Project toward Decarbonized Society, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi internasional menuju pembangunan kota rendah karbon dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen konkret pemerintah daerah dalam merespons tantangan perubahan iklim.

“Hari ini kami menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kota Maniwa, Jepang, dalam rangka persiapan workshop kolaborasi menuju masyarakat terdekarbonisasi,” ujarnya.

Menurut Helmy, kerja sama antarkota atau city to city collaboration dinilai strategis karena memungkinkan pertukaran pengalaman, teknologi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan.

Jepang selama ini dikenal memiliki sistem pengelolaan limbah dan energi yang efisien serta berorientasi pada pengurangan emisi karbon.

Rencananya, pada Jumat mendatang, tim dari kedua kota akan meninjau langsung sejumlah sarana pengelolaan sampah di Makassar.

Agenda tersebut menjadi bagian utama dari proyek dekarbonisasi yang tengah disiapkan. Peninjauan lapangan diharapkan mampu memetakan potensi, tantangan, sekaligus peluang pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Helmy menegaskan, penguatan sektor persampahan menjadi salah satu kunci dalam menekan emisi gas rumah kaca di perkotaan.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat meningkatkan kapasitas teknis, memperbaiki tata kelola, serta mendorong inovasi berbasis teknologi hijau.

Selain aspek teknis, kerja sama ini juga diarahkan pada penguatan kebijakan dan perencanaan jangka panjang.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan transformasi menuju kota dunia yang adaptif terhadap perubahan iklim dan mampu menerapkan prinsip pembangunan rendah karbon secara konsisten.

Pertemuan tersebut menandai babak baru hubungan internasional Makassar di bidang lingkungan hidup.

Dengan dukungan berbagai pihak, kolaborasi Makassar–Maniwa diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat rendah karbon yang berkelanjutan.

“Ini adalah langkah nyata menuju kota yang lebih hijau. Mari kita dukung Makassar menuju kota dunia yang ramah lingkungan,” kata Helmy. (*)