UNHAS.TV - Kabut tipis bergerak perlahan di antara perbukitan Bissoloro, Kabupaten Gowa. Di kejauhan, matahari mulai turun dan menyisakan warna jingga di cakrawala. Ketika malam datang, kerlip lampu kota terlihat seperti hamparan bintang di kaki bukit.
Pemandangan itu menjadi suguhan utama Suaraka Tinambung, destinasi wisata alam yang menawarkan kegiatan berkemah dan glamping di kawasan dataran tinggi Bissoloro. Tempat ini dapat ditempuh sekitar satu jam 23 menit dari Kota Makassar.
Suaraka Tinambung buka selama 24 jam setiap hari. Pengunjung dapat datang sekadar menikmati udara sejuk dan matahari terbenam atau memilih bermalam bersama keluarga dan teman.
Kawasannya terdiri atas area perkemahan, tenda glamping, kafe, toilet, serta sejumlah titik untuk menikmati panorama perbukitan.
Destinasi ini mengklaim sebagai pelopor glamping pertama di Bissoloro. Posisi kawasannya yang terbuka membuat pengunjung dapat menyaksikan bentang alam luas, matahari terbenam, kabut malam, dan gemerlap lampu kota dari satu lokasi.
Manajer Operasional Suaraka Tinambung, Muhammad Fitrah, mengatakan suasana tenang menjadi alasan banyak keluarga memilih tempat tersebut untuk menghabiskan waktu bersama.
“Tempatnya nyaman dan family time-nya dapat. Selain menikmati matahari terbenam, malam hari pengunjung bisa mendapatkan kabut yang bertahan sampai pagi,” kata Fitrah.

Manajer Operasional Suaraka Tinambung, Muhammad Fitrah. (Unhas TV / Amina Rahma Ahmad)
Tenda glamping dilengkapi kasur, bantal, selimut, alat memasak, meja, dan kursi. Pengelola juga menyediakan sarapan pagi bagi pengunjung yang memilih paket tertentu.
Di area kafe, tersedia sejumlah makanan dan minuman untuk mereka yang tak ingin repot menyiapkan konsumsi sendiri.
Untuk memasuki kawasan, pengunjung membayar tiket Rp10 ribu per orang pada hari biasa. Tarif tersebut sudah mencakup biaya parkir dan penggunaan toilet.
Pengunjung yang membawa perlengkapan sendiri dapat menggunakan area kamping dengan tarif Rp25 ribu pada hari kerja dan Rp35 ribu saat akhir pekan. Adapun harga penyewaan tenda biasa dimulai dari Rp150 ribu.
Bagi pengunjung yang menginginkan fasilitas lebih lengkap, paket glamping ditawarkan mulai Rp550 ribu. Harga itu mencakup perlengkapan tidur, fasilitas memasak, meja dan kursi, serta sarapan.
Menurut Fitrah, keberadaan kafe dan jangkauan pemandangan yang luas menjadi pembeda Suaraka Tinambung dengan tempat wisata lain di Bissoloro.
Menjelang petang, pengunjung mulai duduk di depan tenda sambil menunggu matahari tenggelam. Sebagian mengabadikan pemandangan, sementara yang lain menyiapkan minuman hangat.
Di tempat ini, kemewahan tidak selalu berbentuk bangunan megah. Kadang-kadang, kemewahan cukup berupa waktu yang berjalan lambat, udara dingin, dan kabut yang datang tanpa diundang.
(Amina Rahma Ahmad / Unhas TV)
SENJA - Sejumlah pengunjung menikmati suasana senja di lokasi Glamping Suaraka Tinambung, Kabupaten Gowa, Juli 2026. (Unhas TV / Amina Rahma Ahmad)


-300x183.webp)
-300x169.webp)




