Mahasiswa
Travel

Ngabuburit Ala Mahasiswa Unhas, Beli Takjil di Jalan Damai dan Berbuka di Tepi Danau

NGABUBURIT - Mahasiswi Unhas Miftah Amalia, Anisa Aulya Syafirah Indrawati HW, Zaskia Rayna Azzahra melakukan ngabuburit hingga buka puasa di tepi Danau Unhas pintu 1, Kampus Tamalanrea, Kamis (12/3/2026). (unhas tv/venny septiani)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Suasana sore di kawasan Danau Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (12/3/2026), tampak lebih ramai dari biasanya.

Sejumlah mahasiswa memadati area sekitar danau untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa. Duduk di tepi danau, mereka berbincang santai sembari menikmati angin sepoi-sepoi yang berembus dari permukaan air.

Di bulan Ramadan, kawasan ini menjadi salah satu titik favorit mahasiswa untuk ngabuburit. Selain lokasinya yang berada di jantung kampus, suasana yang sejuk dan terbuka membuat area tersebut nyaman untuk bersantai setelah menjalani aktivitas perkuliahan.

Tiga mahasiswi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin dari Program Studi Agribisnis Pangan angkatan 2025, misalnya, memilih menghabiskan waktu sore mereka di lokasi ini.

Mereka adalah Miftah Amalia, Anisa Aulya Syafirah Indrawati HW, dan Zaskia Rayna Azzahra datang ke danau setelah menyelesaikan kegiatan kuliah.

Sebelum menuju danau, mereka lebih dulu berburu takjil di kawasan Jalan Damai yang berada tidak jauh dari kampus. Jalan tersebut memang dikenal sebagai salah satu pusat jajanan favorit mahasiswa untuk mencari menu berbuka puasa selama Ramadan.

Anisa Aulya Syafirah Indrawati mengatakan mereka sengaja memilih Danau Unhas karena suasananya yang nyaman untuk berkumpul.

“Kami mahasiswa Universitas Hasanuddin, kali ini ngabuburit di Danau Unhas. Ada beberapa alasan kenapa kami pilih tempat ini,” ujarnya.

Menurut Miftah Amalia, dirinya bersama teman-temannya sudah beberapa kali menghabiskan waktu menunggu berbuka di tempat tersebut. Ia menilai lingkungan danau relatif sejuk dan tidak terlalu panas dibandingkan beberapa lokasi lain di sekitar kampus.

“Suasananya lumayan sejuk, tidak terlalu panas. Selain itu kita juga bisa ketemu dengan orang-orang baru dan melihat suasana jalanan di sekitar Unhas,” kata Miftah.

Sementara itu, Zaskia Rayna Azzahra menjelaskan pilihan berkumpul di danau juga berkaitan dengan jadwal perkuliahan yang biasanya berakhir pada sore hari. Setelah pulang dari kampus, mereka lebih memilih mencari takjil terlebih dahulu sebelum berkumpul di area danau.

“Biasanya setelah kuliah sudah sore, jadi kami berburu takjil di Jalan Damai lalu kumpul-kumpul di sini sambil menunggu waktu berbuka,” ujar Zaskia.

Ia menambahkan, momen ini juga menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi mereka untuk berbuka bersama sebelum pulang ke kampung halaman masing-masing.

Fenomena mahasiswa yang memadati kawasan Danau Universitas Hasanuddin menjelang berbuka bukan hal baru selama Ramadan. Area terbuka yang luas, akses yang mudah, serta suasana yang ramai menjadikannya tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu menjelang azan magrib.

Bagi sebagian mahasiswa, ngabuburit di danau bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Aktivitas ini juga menjadi sarana bersosialisasi dan mempererat kebersamaan di tengah padatnya aktivitas perkuliahan selama bulan suci.

(Venny Septiani Semuel / Achmad Ghiffary M / Unhas TV)