News
Program
Unhas Health

Pentingnya Mengenali Red Flags Penyakit pada Anak, Dokter Ninny: Anak Bukan Orang Dewasa Berukuran Mini

Dokter Spesialis Anak pada Rumah Sakit Unhas, dr Ninny Meutia Pelupessy SpA saat tampil dalam program Unhas Sehat di Studio Unhas TV, Kamis (23/7/2026). Dokter Ninny mengupas tentang tanda-tanda penyakit pada anak. (Unhas TV / Asma Tristanti)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Kesehatan anak memerlukan perhatian khusus karena kondisi fisik dan sistem organ mereka berbeda dengan orang dewasa.

Minimnya kemampuan anak dalam mengungkapkan keluhan yang dirasakan membuat orang tua perlu memahami tanda-tanda bahaya (red flags) penyakit agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Dokter Spesialis Anak, dr. Ninny Meutia Pelupessy, Sp.A, menjelaskan bahwa anak bukanlah “orang dewasa berukuran mini”.

Organ tubuh anak, seperti paru-paru, jantung, otak, hingga sistem metabolisme, masih berada dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan sehingga lebih rentan mengalami penurunan kondisi kesehatan ketika terserang penyakit.

“Anak bukan orang dewasa mini. Fungsi organ mereka, seperti paru-paru, jantung, dan otak, belum matang sempurna. Begitu pula dengan sistem metabolismenya,” jelas dr. Ninny.

Menurutnya, saat mengalami infeksi atau penyakit, tubuh anak membutuhkan energi lebih besar untuk melawan proses tersebut.

Sementara itu, cadangan energi yang dimiliki anak masih terbatas sehingga kondisi mereka dapat memburuk dalam waktu singkat apabila tidak segera mendapatkan penanganan. Orang tua juga perlu mengenali sejumlah tanda bahaya yang memerlukan pemeriksaan medis segera.



Dokter Spesialis Anak pada Rumah Sakit Unhas, dr Ninny Meutia Pelupessy SpA saat tampil dalam program Unhas Sehat di Studio Unhas TV, Kamis (23/7/2026). Dokter Ninny mengupas tentang tanda-tanda penyakit pada anak. (Unhas TV / Asma Tristanti)


Beberapa di antaranya adalah perubahan perilaku, seperti anak yang biasanya aktif menjadi sangat lemas atau mengantuk, penolakan makan dan minum yang berisiko menyebabkan dehidrasi, tangisan atau rewel yang tidak biasa, serta gangguan fungsi organ vital seperti sesak napas, napas cepat, kejang, hingga bibir atau kulit yang tampak kebiruan.

Dokter Ninny menegaskan bahwa kepekaan orang tua terhadap perubahan kondisi fisik maupun perilaku anak menjadi faktor penting dalam mencegah komplikasi penyakit.

“Orang tua harus memiliki kesadaran untuk mengenali perubahan sekecil apa pun pada anak. Deteksi dini akan membantu penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat dicegah,” ujarnya.

Menurutnya penanganan yang cepat tidak hanya membantu mempercepat proses penyembuhan, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal menuju generasi yang sehat dan berkualitas.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)