Sosial
Sulsel

Peserta Magang Kemenaker Perkenalkan Budidaya Ayam Alope Unhas di Lapas Parepare

Peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2 mengenalkan program budidaya Ayam Alope Universitas Hasanuddin (Unhas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, Rabu (7/1/2026). (dok unhas tv)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2 memperkenalkan sekaligus melaksanakan program budidaya Ayam Alope Universitas Hasanuddin (Unhas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare. 

Program bertajuk Pembina Kemandirian ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan beternak sebagai modal kemandirian setelah menyelesaikan masa pidana.

Ayam Alope merupakan ayam lokal unggul hasil pemuliaan genetik Fakultas Peternakan Unhas, yang dikembangkan sebagai ayam pedaging dengan pertumbuhan cepat serta daya tahan yang baik terhadap penyakit.

Kegiatan pengenalan dilakukan melalui pelatihan dasar meliputi pemahaman karakteristik ayam, teknik pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pencegahan penyakit.

Warga binaan dilibatkan langsung dalam proses budidaya, mulai dari pembersihan kandang hingga pemantauan pertumbuhan ayam.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja sekaligus Mentor Pembina Kemandirian, Abdullah, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.

“Program budidaya Ayam Alope ini sangat bernilai positif bagi Lapas Kelas IIA Parepare, khususnya bagi warga binaan sebagai bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan dapat mendukung perekonomian keluarga setelah bebas,” ujarnya pada Rabu (7/1/2026).


Ayam Ilope Unhas yang menjadi bagian program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Parepare. (dok unhas tv)


Ia juga mengaku bangga terhadap peserta magang Pembina Kemandirian bidang peternakan yang telah memperkenalkan Ayam Alope sebagai inovasi baru bagi warga binaan.

Sementara itu, Iva Andina Putri, salah satu peserta magang bidang peternakan dan Alumni Fakultas Peternakan Unhas, berharap program budidaya Ayam Alope dapat terus berkelanjutan dan dikembangkan lebih luas, baik di Lapas Kelas IIA Parepare maupun di masyarakat umum.

"Saya berharap program ini bisa terus dikembangkan agar hasil kerja dari Fakultas Peternakan Unhas bisa terus dirasakan masyarakat," ungkapnya.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)