Mahasiswa
Pendidikan

PMB MARS Unhas 2026 Satukan Profesional Kesehatan, Siapkan Pemimpin Masa Depan

MABA 2026 - Mahasiswa baru Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Unhas Angkatan 12 dan 13 mengikuti penerimaan di Hotel Gammara, Makassar, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini memperkenalkan lingkungan akademik serta membangun jejaring melalui diskusi bersama alumni. (Unhas TV / Venny Septiani Semuel)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin menerima mahasiswa baru Angkatan 12 dan 13 di Eboni 2 Ballroom, Hotel Gammara, Makassar, Sabtu (29/8/2026).

Penerimaan mahasiswa baru ini dirancang untuk mengenalkan lingkungan akademik sekaligus membangun jejaring antarmahasiswa, alumni, dosen, dan praktisi kesehatan.

Mengusung tema “Uniting Healthcare Professionals to Empower Innovative Future Leaders”, kegiatan tersebut menempatkan kolaborasi dan kepemimpinan sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perubahan pengelolaan layanan kesehatan.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan serta pengenalan Program Studi MARS Unhas, termasuk para dosen dan tenaga kependidikan.

Wakil Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit Unhas, Dr Fridawaty Rivai SKM MARS, mengatakan penerimaan mahasiswa baru merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun.

Kegiatan itu sepenuhnya ditangani mahasiswa dari angkatan sebelumnya sebagai bentuk penyambutan terhadap anggota baru keluarga MARS Unhas.

“Ini dari mahasiswa untuk mahasiswa. Mereka melakukan kegiatan ini sebagai bentuk penerimaan mahasiswa baru sebagai keluarga Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit,” kata Fridawaty.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni penerimaan. Pertemuan lintas angkatan dibutuhkan untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa senior dan junior agar mereka dapat saling mengenal dan membantu selama menjalani pendidikan.



Dosen Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Unhas, Dr Fridawaty Rivai SKM MARS. (Unhas TV/Venny Septiani)


Kebutuhan membangun interaksi itu dinilai semakin penting karena masa perkuliahan di MARS Unhas berlangsung relatif singkat. Tanpa ruang perjumpaan khusus, kata Fridawaty, mahasiswa berpotensi menyelesaikan pendidikan tanpa sempat mengenal rekan dari angkatan lain.

Angkatan ke-12 diikuti 30 mahasiswa asal Kalimantan Timur melalui kelas khusus yang dibuka untuk wilayah tersebut. Sementara itu, Angkatan ke-13 mencakup kelas Kalimantan Timur dan Makassar.

Kelas Kalimantan Timur berisi 30 mahasiswa, terdiri atas 24 peserta dari Kabupaten Berau dan enam peserta lain dari sejumlah rumah sakit di provinsi tersebut. Adapun kelas Makassar diikuti 13 mahasiswa.

Komposisi peserta dari berbagai wilayah dan institusi pelayanan kesehatan itu membuka peluang pertukaran pengalaman yang lebih luas.

Mahasiswa dapat membawa persoalan nyata dari tempat kerja masing-masing untuk dibahas melalui pendekatan akademik dan manajerial selama perkuliahan.

Alumni Bagikan Pengalaman Kepemimpinan

>> Baca Selanjutnya