Sulsel
Terkini

Sejumlah Ruas Jalan Strategis Sulsel Diperbaiki, Target Perkuat Jalur Logistik Antarwilayah

PERBAIKAN JALAN - Pemprov Sulsel kejar target perbaikan sejumlah ruas jalan strategis di Sulawesi Selatan yang masuk dalam skema Multi Years Project. Saat ini perbaikan jalan dilakukan, mulai dari Gowa, Takalar, Jeneponto, hingga Bone. (Dok Dinas Bina Marga Sulsel)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Perbaikan sejumlah ruas jalan strategis di Sulawesi Selatan terus dikebut. Proyek yang masuk dalam skema Multi Years Project itu saat ini berjalan di beberapa kabupaten, mulai dari Gowa, Takalar, Jeneponto, hingga Bone.

Proyek yang dibiayai APBD Sulsel ini menyasar peningkatan kualitas jalan sekaligus membuka akses konektivitas antarwilayah. Pekerjaannya mencakup pengaspalan ulang, penambahan bahu jalan, perbaikan drainase, hingga preservasi jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan terbagi ke beberapa paket. Paket 2 misalnya, mencakup penambahan lapis pondasi agregat di ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto. Di ruas Batas Gowa–Barombong–Takalar, pekerja fokus membangun bahu jalan beton.

Sementara di jalur Panciro–Batas Kota Makassar, Batas Kota Makassar–Bontoramba, dan Palleko–Towata, dilakukan pelapisan aspal AC-WC dan bahu jalan beton. 

Untuk ruas Batas Gowa–Galesong–Pattallassang, saat ini dilakukan penggalian perkerasan dengan mesin cold milling sebagai persiapan badan jalan.

Di Paket 3, pengerjaan difokuskan pada bahu jalan beton di ruas Pangkajene Rappang–Sidrap. Termasuk overlay AC-BC di ruas Batas Enrekang–Anabanua–Dongi–Tantutedong, tepatnya di STA 15+150.

Masuk Paket 4, kegiatan preservasi jalan berlangsung di ruas Impa-Impa–Anabanua dan Doping–Atapange. Sedangkan di ruas Anabanua–Malake–Batas Sidrap, perbaikan drainase dikerjakan untuk mencegah kerusakan jalan akibat genangan air.

Sementara Paket 5 menyasar koridor Tanabatue–Sanrego–Palattae dengan pembangunan drainase dan pelapisan aspal AC-BC. Di jalur Ujung Lamuru–Palattae, pekerja mengerjakan dinding penahan tanah, lapis pondasi agregat, dan penanganan jalan lainnya.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menyebut percepatan ini untuk memastikan jalan yang sebelumnya rusak bisa segera fungsional. 

“Beberapa ruas yang kondisinya dulu rusak sekarang sudah diaspal. Harapannya jalan jadi lebih aman dan nyaman dilalui. Selain itu, arus barang dan jasa juga bisa lebih lancar karena ini jalur ekonomi masyarakat,” kata Rosyadi, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan, perbaikan jalan strategis ini ditargetkan selesai sesuai jadwal agar manfaatnya cepat dirasakan. Utamanya untuk memangkas waktu tempuh dan membuka akses wilayah yang selama ini terhambat infrastruktur.

Saat ini Pemprov Sulsel mencatat ada 489 guru besar, tertinggi di Indonesia. Namun untuk proyek infrastruktur jalan, fokusnya tetap pada penyelesaian MYP agar distribusi logistik dan mobilitas warga antarkabupaten tidak lagi terkendala jalan rusak. 

(Rahmatia Ardi / Unhas TV)