News

Tim Seleksi Dirut Hadin Libatkan Konsultan dari Indika Group

undefined

MAKASSAR, UNHAS.TV – Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mematangkan transformasi PT Hadin Metavisi Akademika (Hadin) sebagai holding bisnis milik universitas.

Dalam proses tersebut, Tim Seleksi Direksi Hadin melibatkan konsultan profesional dari Indika Group untuk membantu menyusun peta jalan bisnis, struktur holding, hingga model pengembangan usaha jangka menengah.

Ketua Tim Penyusun Roadmap Bisnis Hadin sekaligus Ketua Tim Seleksi Direksi Hadin, Dr. Eka Sastra, mengatakan  keterlibatan konsultan eksternal merupakan langkah strategis agar pengembangan Hadin tidak hanya bertumpu pada perspektif akademik, tetapi juga pengalaman korporasi.

“Bagi kami, ini adalah upaya untuk membangun sinergi antara teori dan praktik. Kampus punya teori, sedangkan dunia profesional punya best practice dan pengalaman. Sinergi keduanya akan memperkokoh pengembangan Hadin sebagai holding milik universitas,” ujarnya saat diwawancarai di Saudi Arabia, Kamis (21/5/2026).

Indika Group merupakan salah satu kelompok usaha terkemuka di Indonesia yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan bisnis, investasi, energi, infrastruktur, serta transformasi korporasi. 

Perusahaan ini dikenal sebagai entitas yang mengelola beragam portofolio bisnis dengan pendekatan profesional dan tata kelola korporasi yang kuat. 

Keterlibatan tim konsultan dari Indika dalam proses transformasi Hadin diharapkan menghadirkan perspektif dunia usaha yang lebih tajam, khususnya dalam penyusunan struktur holding, desain portofolio bisnis, serta strategi pengembangan badan usaha universitas agar lebih adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Eka menjelaskan, tim telah beberapa kali menggelar pertemuan dengan konsultan Indika, termasuk tenaga profesional yang berasal dari India. Dalam proses awal tersebut, konsultan meminta seluruh data, peta aset, dan potensi bisnis Hadin disusun secara sistematis agar proses analisis dapat dilakukan secara komprehensif, termasuk dalam menentukan arah pengembangan bisnis yang paling realistis dan berkelanjutan.

Selain dukungan dari Indika Group, tim juga mendapat sokongan akademik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin untuk membantu penyusunan konsep awal transformasi Hadin. 

Sebagai bagian dari pengayaan referensi, tim juga berencana melakukan studi banding ke sejumlah kampus yang telah mengembangkan Badan Usaha Milik Universitas (BUMU), seperti Universitas Indonesia, IPB University, dan Universitas Gadjah Mada. Langkah ini dilakukan untuk mempelajari model bisnis, tata kelola, dan praktik kelembagaan yang relevan bagi Hadin.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Ilmu Ekonomi (IKAIE) Unhas ini menegaskan, Unhas tidak sekadar mencari figur Direktur Utama baru. Lebih dari itu, Unhas tengah menyiapkan fondasi untuk menemukan sosok pemimpin yang mampu membangun ekosistem bisnis, memimpin disrupsi, serta mentransformasikan HADIN menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kampus.

“Unhas tidak sedang mencari sekadar direktur utama. Yang dicari adalah sosok yang mampu membangun ekosistem bisnis, memimpin disrupsi, serta mentransformasikan Hadin menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kampus,” kata Dr. Eka Sastra.

Eka juga menjelaskan lima output utama yang harus dirampungkan paling lambat 30 Juni 2026. Kelimanya adalah:  Road Map Bisnis HADIN, desain struktur holding, kerangka Good Corporate Governance (GCG), rekomendasi direksi baru, serta simulasi model bisnis jangka menengah.

Pada pekan kedua hingga awal Juni, tim menargetkan penyelesaian peta aset Hadin, draft portofolio bisnis, draft struktur holding, serta rancangan awal kriteria seleksi direksi. Setelah itu, tim akan memasuki tahap finalisasi portofolio bisnis, penyusunan anggaran dasar holding, pengembangan kerangka tata kelola perusahaan, sekaligus pembukaan rekrutmen calon direksi.

Seleksi direksi dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Juni. Pada periode 16–20 Juni 2026, tim akan melakukan review profil kandidat serta wawancara. 

Selanjutnya, pada 23–27 Juni, rekomendasi akhir direksi akan difinalisasi bersamaan dengan penyusunan laporan akhir tim. Seluruh hasil kerja tersebut dijadwalkan diserahkan secara resmi kepada Rektor Unhas pada 30 Juni 2026.