Sport

Tudor Dipecat, Ini 7 Calon Pelatih Baru Tottenham, Dari Robbie Keane hingga Roberto De Zerbi



Sean Dyche dipecat oleh Nottingham Forest bulan lalu. (The Sun / Getty)


Nama Sean Dyche mencuat sebagai salah satu opsi paling logis untuk situasi darurat. Pelatih berusia 54 tahun itu sedang menganggur setelah dipecat Nottingham Forest bulan lalu.

Pemecatan itu sendiri menyisakan ganjalan. Dyche mengaku tidak memahami keputusan tersebut, apalagi ia merasa performa timnya saat itu masih berada di papan tengah Liga Primer.

Dengan latar belakang sebagai “pemadam kebakaran” di klub-klub yang berjuang keluar dari tekanan, Dyche menawarkan satu hal yang sangat dibutuhkan Tottenham saat ini: pragmatisme.

Dyche sudah lama dikenal sebagai pelatih yang mampu mengencangkan disiplin, menyederhanakan permainan, dan mengutamakan hasil. Dalam konteks Tottenham yang rapuh dan tertekan, pendekatan itu bisa menjadi daya tarik.

Ada pula unsur ironi yang mungkin menguatkan narasi yaitu jika Dyche datang dan berhasil menyelamatkan Spurs di tengah ancaman degradasi, ia sekaligus bisa melakukannya dengan mengorbankan Forest, klub yang baru memecatnya.

Namun Dyche juga telah meredam rumor itu. Dalam sebuah pernyataan yang bernada santai, ia bahkan menyebut sedang berada di pub sambil minum Guinness ketika isu dirinya dikaitkan dengan Tottenham beredar.

2. Ryan Mason

Ryan Mason adalah nama yang selalu muncul ketika Tottenham berada dalam keadaan limbung. Ia pernah dua kali menjadi pelatih interim Spurs dan mengenal klub itu nyaris sepanjang hidupnya.



Ryan Mason, berfoto bersama Rob Burch (kiri) dan Matt Wells (tengah), membantu Spurs memenangkan Liga Europa musim lalu. (The Sun)


Mason, 34 tahun, menghabiskan sebagian besar 27 tahun terakhir di White Hart Lane—mula-mula sebagai anak akademi, lalu pemain, pelatih tim muda, manajer sementara, hingga asisten pelatih.

Ikatan emosional itu membuat Mason memiliki satu keunggulan utama: ia paham denyut internal klub. Ia juga diyakini masih dihormati oleh sebagian besar pemain Tottenham saat ini.

Seusai membantu Ange Postecoglou membawa Spurs menjuarai Liga Europa musim lalu, Mason pergi ke West Bromwich Albion. Tetapi petualangannya di sana berakhir cepat setelah ia dipecat pada Januari.

Meski begitu, dalam konteks pelatih sementara, Mason tetap terlihat sebagai pilihan yang paling mudah dijalankan. Ia tak perlu adaptasi dengan lingkungan, dan Spurs tak perlu menjelaskan terlalu banyak kepada publik mengapa ia kembali dipanggil.

3. Roberto De Zerbi

>> Baca Selanjutnya