UNHAS.TV - Tantangan yang dihadapi para petani di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, adalah banjir yang kerap menggenangi sawah mereka. Dengan ketinggian air yang bisa mencapai dua meter selama musim hujan, produktivitas pertanian di lahan petani Moncolongloe menurun drastis. Namun, ada harapan baru melalui teknik budidaya padi apung yang diperkenalkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KPI Universitas Hasanuddin. Melalui program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan, teknik ini memberikan alternatif solusi yang nyata bagi para petani, meningkatkan semangat mereka untuk kembali mengolah lahan. Mendengar langsung dari petani, mereka merasakan manfaat yang signifikan dari penerapan budidaya padi apung. Selain itu, peran aktif penyuluh pertanian lapangan juga sangat berkontribusi dalam mendampingi petani. (*) Simak selengkapnya liputan berikut ini.
Saintek
Video: Teknik Budidaya Padi Apung, Solusi bagi Petani yang Sawahnya Tergenang Air

Baca Artikel Terkait :
Tahukah Kamu?
Peneliti Temukan Sumber "Oksigen Gelap" di Laut Dalam
by Amir Pallawa Rukka
23 Juli, 2024
Saintek
Video: Dirut PT PAL Indonesia Ajak Unhas Kembangkan Potensi Maritim!
by Arif Fuddin Usman
15 Oktober, 2024
Tahukah Kamu?
Video: Tahukah Kamu, Ada Kesurupan yang Bisa Dikondisikan?
by Arif Fuddin Usman
06 Desember, 2024
Baca Artikel Lainnya :
News
Video: Kick Off Dies Natalis ke-15, RSP Unhas Luncurkan 3 Layanan Baru
by Arif Fuddin Usman
16 Januari, 2025