MAKASSAR, UNHAS.TV - Penggunaan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari aktivitas akademik mahasiswa.
Teknologi ini dapat membantu mencari referensi, memahami materi, hingga menyusun gagasan, tetapi kemudahan tersebut juga menimbulkan persoalan mengenai batas penggunaan AI dalam proses pembelajaran.
Bagi mahasiswa, AI dapat menjadi alat bantu yang mempercepat pekerjaan akademik. Namun, ketika informasi yang dihasilkan diterima tanpa diperiksa dan dipahami, penggunaan teknologi tersebut berisiko mengurangi proses berpikir yang seharusnya menjadi bagian utama dari pembelajaran.
Di Universitas Hasanuddin (Unhas), pengalaman sejumlah mahasiswa menunjukkan bahwa AI digunakan dengan cara yang beragam.
Althaf Hanif, mahasiswa Program Studi Geofisika, Fakultas MIPA, misalnya, menggunakan AI terutama untuk membantu menemukan referensi ketika mengerjakan makalah atau paper.
Ia tidak langsung menggunakan informasi yang diperoleh dari AI, tetapi melakukan pemeriksaan kembali untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan tugas.
“Lebih sering buat cuma cari artikelnya terus di-cross check lagi, dicek kembali apakah sudah memang sesuai sama yang saya butuhkan atau kurang,” ujar Althaf.
Penggunaan AI untuk mencari referensi juga dilakukan Maudy Meylani, mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian.
Saat ditemui di ruang baca Perpustakaan Unhas, memanfaatkan Elicit untuk membantu menemukan jurnal, tetapi menilai informasi yang diberikan AI tetap harus diverifikasi karena tidak dapat dipercaya sepenuhnya.
“Tentu harus di-cross check lagi. Kita berusaha untuk cari tahu lagi, entah itu menggunakan Google Scholar atau jurnal-jurnal tempat lainnya, di-cross check lagi apakah ini jurnalnya betulan ada atau hanya karangan AI. Kan enggak bisa dipercaya 100 persen,” kata Maudy.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemudahan memperoleh referensi melalui AI tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan mahasiswa untuk memeriksa sumber asli.
Proses verifikasi menjadi penting agar informasi yang digunakan dalam tugas akademik benar-benar berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dipakai Saat Alami Kesulitan
>> Baca Selanjutnya
PENGGUNAAN AI - Mahasiswa Unhas tengah mengerjakan tugas di Perpustakaan Unhas, Selasa (8/9/2026). Saat mengerjakan tugas, mahasiswa kerap menggunakan Artificial Intelligence AI sebagai alat bantu. (Unhas TV/Mustika Syaharuddin)



-300x187.webp)


-300x167.webp)

