HOUSTON, UNHAS.TV - Uruguay tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga terakhir fase grup H Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) pagi, yang berakhir kacau.
Kesalahan fatal kiper senior Fernando Muslera menjadi titik balik pertandingan sekaligus mempercepat akhir perjalanan tim asuhan Marcelo Bielsa itu.
Muslera, 40 tahun, gagal mengantisipasi tembakan lemah Alex Baena. Bola yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya, justru bergulir masuk gawang.
Mantan kiper Galatasaray itu hanya mampu menyentuh bola sepakan Baena tanpa mencegah bola melewati garis gawang. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan.
Keputusan Bielsa mengganti Muslera pada jeda sempat dianggap sebagai langkah keras atas blundernya. Sergio Rochet masuk pada babak kedua untuk menggantikan kiper veteran tersebut.
Namun Bielsa kemudian menjelaskan bahwa keputusan itu datang dari sang pemain. “Fernando Muslera meminta saya menggantinya pada babak pertama,” kata Bielsa.
Kesalahan itu menjadi pukulan besar bagi Uruguay. Mereka datang dengan status salah satu tim unggulan, tetapi justru menjadi tim dengan peringkat tertinggi yang tersingkir dari turnamen musim panas ini.
Kekalahan dari Spanyol membuat langkah Uruguay terhenti lebih cepat dari perkiraan. Tim yang pernah dua kali menjadi juara dunia itu kalah bersaing dengan Cape Verde yang menjadi runner-up grup.
Mantan kiper Inggris Rob Green, yang pernah mengalami kesalahan besar di Piala Dunia 2010, menilai tanggung jawab tidak bisa hanya dibebankan kepada Muslera. Ia menyebut keputusan teknis Bielsa juga patut dipertanyakan.
“Langkah yang luar biasa. Anda bertanya-tanya apakah semuanya terlalu berat,” kata Green kepada Fox Sports. “Bielsa sama bersalahnya dengan Muslera dalam semua ini.”
Uruguay tidak hanya kehilangan Muslera. Gelandang Real Madrid Federico Valverde juga ditarik keluar pada menit ke-56. Pergantian itu menambah tanda bahwa Bielsa tidak puas dengan performa timnya.
Kartu Merah Tak Perlu
Situasi Uruguay makin buruk menjelang akhir pertandingan. Agustin Canobbio mendapat kartu merah setelah melanggar keras Pau Cubarsi.
Uruguay pun menutup laga dengan 10 pemain, dalam suasana frustrasi yang mencerminkan buruknya kampanye mereka. Kartu merah yang tidak perlu.
Kegagalan Uruguay membuka jalan bagi tim nonunggulan Cape Verde untuk finis di posisi kedua grup dan melaju ke fase gugur.
Hasil itu menjadi kejutan besar, mengingat Uruguay datang dengan pengalaman, reputasi, dan skuad berisi nama-nama besar.
Muslera sebelumnya menjadi starter dalam dua laga awal Uruguay melawan Arab Saudi dan Cape Verde. Ia kebobolan satu gol saat Uruguay bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi, lalu kemasukan dua gol ketika menghadapi Tanjung Verde.
Kiper berpengalaman itu telah mencatat 136 penampilan untuk Uruguay sejak debut pada 2009. Jumlah tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan caps terbanyak ketiga dalam sejarah Uruguay, di bawah Diego Godin dan Luis Suarez.
Di level klub, Muslera memulai karier bersama Montevideo Wanderers sebelum pindah ke Lazio pada 2007. Empat tahun kemudian, ia bergabung dengan Galatasaray dan menjadi figur penting di Istanbul dengan 551 penampilan.
Bielsa dikenal sebagai pelatih keras dan tanpa kompromi. Dalam turnamen ini, Muslera bukan pemain pertama yang ditarik cepat. Pada laga pembuka melawan Arab Saudi, Bielsa juga mengganti Darwin Nunez pada jeda setelah tampil minim kontribusi. (*)
BLUNDER FATAL - Kiper Uruguay, Fernando Muslera, melakukan blunder yang berujung gol hingga ditarik keluar saat jeda pertandingan melawan Spanyol. Uruguay kalah 1-0 dan gagal ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Screenshot The Sun)








