MAKASSAR, UNHAS.TV - Bank Indonesia Sulawesi Selatan mencatat kenaikan inflasi di Sulawesi Selatan yang tingkatannya di atas rerata nasional per Oktober tahun ini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik )BPS), pada Oktober 2026, inflasi Sulsel tercatat sebesar 0,57% (month to month) dan inflasi 4,24% (year on year). Namun bila diukur secara tahun kalender, inflasi Sulsel periode Januari hingga Oktober 2026 sebesar 3,81%.
Tingkatan inflasi ini melampaui inflasi rerata nasional per Oktober 2026. Data yang dikeluarkan Bank Indonesia Sulsel menyebutkan, inflasi nasional Oktober 2026 masing-masing 3,23% (yoy), 0,22% (mtm), dan 2,40% (ytd).
Adapun faktor penyumbang inflasi bulanan datang dari komoditas pangan. Lima teratas komoditas penyumbang inflasi bulanan (persen andil mtm) adalah cabai rawit (0,13%), tomat (0,12%), cabai merah (0,07%), ikan bandeng (0,05%), dan daging ayam ras (0,04%).
Sedangkan lima teratas komoditas penyumbang deflasi bulanan datang dari ikan cakalang (-0,03%), teluar ayam ras (-0,02%), ikan layang (-0,02%), t-shirt pria (-0,01%), dan udang basah (-0,01%).(*)
Cabai merah. Ilustrasi: AI Grok








