Internasional

Pakistan Kembali Serang Afghanistan

PERANG - Ilustrasi konflik Afghanistan dan Pakistan. Sumber: X @Grok

UNHAS.TV - Pakistan melancarkan serangan udara besar-besaran ke perbatasan Afghanistan yang membuat hubungan kedua negara itu makin rumit. Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar menyebutkan, sebanyak 26 militan Afghanistan terbunuh akibat serangan yang dilancarkan ke empat tempat.

Namun, pemerintahan Taliban Afghanistan menyebutkan bahwa serangan Pakistan ke tiga provinsi di Afghanistan mengakibatkan 13 orang terbunuh, kebanyakan merupakan anak-anak.  

Juru Bicara Pemerintahan Taliban Afghanistan Zahibullah Mujahid merinci korban-korban tersebut yakni 11 anak-anak, seorang perempuan, dan seorang lagi adalah lansia. Serangan menyasar Provinsi Kunar, Provinsi Khost, dan Provinsi Paktika. Serangan Pakistan juga melukai 14 perempuan dan anak-anak. 

Attaullah Tarar mengatakan, serangan Pakistan ini sebagai balasan atas "serangan teroris" ke wilayah Pakistan. Pakistan tidak rela ketika serangan Afghanistan membuuh enam petugas yang berada di pos perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.

"Pakistan selalu berusaha menjaga perdamaian dan ketentraman di wilayah kami namun pada saat yang sama, keamanan dan keselamatan warga negara harus jadi prioritas utama," katanya. 

Sebelumnya, kedua negara tersebut sudah sering jual beli serangan bahkan sejak tahun lalu. Khusus tahun ini, pada Februari, Afghanistan menyerang markas militer Pakistan di dekat perbatasan kedua negara.

Pakistan menanggapi dengan membom Kabul, juga menyasar sejumlah tempat di Provinsi Kandahar dan Provinsi Paktika. Pakistan kemudian kembali melancarkan serangan udara pada 16 Maret yang menghancurkan Rumah Sakit Penanggulangan Ketergantungan Obat di Kabul dan menewaskan 269 jiwa.

Ini adalah serangan Pakistan yang paling mematikan dalam sejarah konflik kedua negara, termasuk perang 20 tahun yang melibatkan Taliban, NATO, dan angkatan bersenjata Afghanistan.(*)