MAKASSAR, UNHAS.TV - Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin menggelar Veterinary Competition and Education atau VETCONE 2026 di Lantai 5 Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar, pada 29–30 Agustus 2026.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, kegiatan ini mempertemukan pelajar, mahasiswa, akademikus, dan praktisi untuk membahas pendekatan One Health dalam menghadapi persoalan kesehatan yang semakin kompleks.
Tahun ini, panitia mengangkat tema “One Health in Action: Membangun Ketahanan Bangsa Melalui Sinergi Manusia, Hewan, dan Lingkungan”.
Tema tersebut menempatkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai tiga unsur yang saling memengaruhi dan tidak dapat ditangani secara terpisah.
Seminar menghadirkan dosen Program Studi Kedokteran Hewan Unhas, drh Rian Hari Suharto MSc sebagai narasumber. Diskusi dipandu drh Baso Yusuf MSc.
Dalam pemaparannya, Rian menjelaskan bahwa One Health bukan sekadar konsep akademik, melainkan pendekatan yang dibutuhkan untuk merespons berbagai ancaman kesehatan lintas sektor.
Menurut Rian, sejumlah persoalan kesehatan saat ini bergerak melampaui batas disiplin ilmu dan kewenangan lembaga. Penyakit zoonosis, misalnya, dapat menular dari hewan kepada manusia ataupun sebaliknya.
Ancaman lain datang dari resistensi antimikroba, pencemaran mikroplastik, serta perubahan ekosistem yang berdampak pada kehidupan manusia dan hewan.
“Konsep One Health atau satu kesehatan adalah integrasi antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam mengatasi isu-isu kesehatan pada umumnya,” kata Rian.
Karena persoalannya saling berkaitan, ia menilai penyelesaiannya membutuhkan kerja bersama dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin.
Kolaborasi tersebut, kata dia, tidak boleh dibatasi oleh latar belakang keilmuan maupun asal instansi. Tenaga kesehatan, dokter hewan, ahli lingkungan, pemerintah, akademikus, dan masyarakat perlu bekerja dalam kerangka yang sama.
Tanpa koordinasi antarsektor, penanganan masalah kesehatan berisiko berlangsung parsial dan terlambat.
Selain seminar, VETCONE 2026 menyelenggarakan sejumlah kompetisi untuk pelajar dan mahasiswa. Perlombaan itu mencakup olimpiade, poster untuk tingkat sekolah menengah atas dan universitas, serta esai ilmiah bagi peserta dari kedua jenjang tersebut.
Kompetisi dirancang sebagai sarana mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan mengenai One Health.
Rian mengatakan kegiatan tahun ini berjalan lancar dan mendapat dukungan para dosen di lingkungan Program Studi Kedokteran Hewan Unhas. Jangkauan pesertanya juga tidak lagi terbatas di Sulawesi.
Sejumlah peserta dari Pulau Jawa telah mengikuti VETCONE dalam penyelenggaraan tahun ini maupun tahun-tahun sebelumnya.
“Harapannya, untuk tahun-tahun ke depan VETCONE semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta,” ujar Rian.
Perluasan partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan sekaligus memperkenalkan peran Universitas Hasanuddin dalam pengembangan pendidikan dan kajian kesehatan veteriner.
Seusai seminar, panitia mengumumkan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi VETCONE 2026. Pemberian penghargaan menjadi bagian penutup setelah peserta mengikuti rangkaian kegiatan selama dua hari.
Ketua panitia kemudian menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian VETCONE 2026 ditutup oleh Ketua Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Unhas, Dr drh Fika Yuliza Purba MSc.
Melalui VETCONE, Program Studi Kedokteran Hewan Unhas berupaya menjadikan One Health lebih dari sekadar bahan diskusi di ruang seminar. Pendekatan itu diperkenalkan kepada generasi muda sebagai cara membaca hubungan antara manusia, hewan, dan lingkungan secara utuh.
Kesadaran tersebut dinilai semakin penting ketika penyakit menular, resistensi antibiotik, pencemaran, dan kerusakan lingkungan tidak lagi muncul sebagai persoalan yang berdiri sendiri.
VETCONE 2026 pun diarahkan menjadi ruang edukasi dan kolaborasi untuk memperkuat ketahanan kesehatan bangsa.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
VETCONE 2026 - drh Rian Hari Suharto MSc, dosen Prodi Kedokteran Hewan Unhas menjadi narasumber Veterinary Competition and Education atau VETCONE 2026 di Lantai 5 Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar, pada 29–30 Agustus 2026. (Unhas TV / Venny Septiani)








